I am muslim and I am NOT terrorist!!

I AM MUSLIM, AND I AM NOT TERRORIST

Islamophobia? Pernah dengar nggak tentang kata ini? Islamopobhia dipakai oleh orang anti islam. Mereka menganggap bahwa islam itu sangat berbahaya, makanya mereka takut sehingga ketakutan yang berlebihan terhadap islam itu disebut dengan islamophobia. Kenapa orang-orang takut kepada kami, umat muslim? Kejadian ini mulai ketika peristiwa 9/11 atau peristiwa 11 september, yang mana pada 11 september 2001 gedung kembar di amerika diserang oleh sekelompok teroris yang mengaku bahwa mereka adalah jaringan dari al-qaeda yang dipimpin oleh osama bin laden. Mulai dari itulah banyak orang yang mengalami islamophobia, mereka banyak yang menganggap bahwa setiap umat islam adalah teroris, bahwa islam adalah agama yang menganut paham terorisme. Kenapa? Hanya karena 1 orang yang “dianggap” telah melakukan aksi terorisme di amerika, seluruh umat islam dianggap sebagai teroris.
Sejak dulu, kami umat muslim selalu mendapat ketidakadilan, kenapa kami yang selalu disalahkan? Bahkan saat ini ketika terbukti bahwa peristiwa 11 september adalah sebuah rekayasa oleh pemerintah amerika serikat dan sebenarnya peristiwa itu adalah perbuatan Mossad (Israel), islamophobia tidak pernah hilang. Kenapa selalu kami yang disalahkan? Bahkan ketika kebenaran sudah terungkap. Kami sebagai umat islam sangat sakit hati ketika dunia membenci kami dan agama kami. Kami tidak pernah membantai manusia atas nama agama, bahkan kami yang selalu menjadi korban. Siapa yang tidak mengetahui peristiwa pembantaian muslim di Bosnia pada 17 juli 1995, pembantaian Srebrenica yang menewaskan ratusan ribu umat islam. Mereka dibakar dan dikubur hidup-hidup. Mereka yang sebagian besar laki-laki dan anak-anak disuruh berkumpul di lapangan kemudian dengan kejam tentara biadab Serbia menembaki mereka secara brutal, tidak luput para wanita ketika para tentara biadab tersebut memperkosa mereka sebelum membunuh mereka. Banyak wanita muslim bosnia yang dipenjara, dan di dalam penjara mereka diperkosa oleh tentara biadab Serbia, sehingga para muslimah itu melahirkan di dalam penjara. Bahkan sekelompok tentara Serbia menyuruh para pria muslim untuk menggali lubang setelah itu menyuruh mereka masuk ke dalamnya kemudian mengubur mereka hidup-hidup. Apakah ini bukan terorisme? Siapakah korbannya dan siapakah tersangkanya? Muslim di bosnia adalah minoritas, apa salahnya menjadi seorang muslim sehingga para tentara itu sanggup melakukan hal yang lebih keji daripada binatang. Dimana letak keadilan bagi muslim?
Tidak cukup dengan satu pembantaian, ingatkah Kashmir? Ketika pemerintah india yang sebagian besar beragama hindu melakukan pembantaian terhadap muslim Kashmir. Nasib muslim Kashmir tidak jauh berbeda dengan muslim bosnia, para wanita diperkosa, para kaum pria ditangkap, dibunuh dengan cara ditembak atau dibakar hidup-hidup. Sampai saat ini banyak kuburan masal yang ditemukan di lembah Kashmir. Mereka adalah korban pembantaian oleh pemerintah india terhadap umat muslim. Konflik antara Kashmir dan india masih berlanjut sampai sekarang. Pertanyaannya, apakah tindakan pemerintah india itu bukan tindakan terorisme????
Belum cukup bukti bahwa KAMI MEMANG BUKAN TERORIS, pembantaian muslim di Burma. Penduduk Burma lebih dari 17juta jiwa, sedangkan muslimnya hanyalah 0,7juta jiwa. Sudah jelas bahwa muslim di Burma adalah minoritas, dan lagi-lagi ketidak adilan selalu terjadi kepada umat islam. Umat islam di Burma dibunuh secara kejam, tidak peduli mereka wanita atau anak-anak. Tak peduli mereka tua atau muda, jika mereka adalah umat muslim para penganut budha akan membunuh mereka. Para pembantai umat islam itu menggunakan kapak, palu atau sabit untuk membantai umat islam. Apakah ini bukan tindakan terorisme? Tokoh Burma, aung san suu kiy yang seorang aktivis HAM tanpa kekerasan bahkan hanya bungkam dan tidak pernah angkat bicara tentang kasus ini? Kenapa? Apa tiba-tiba bisu??? Atau karena umat muslim tidak mempunyai hak untuk hidup di negaramu????
Masih banyak lagi cerita tentang pembantaian muslim yang terjadi di dunia ini, di palestina, suriah, iran, Iraq bahkan di Indonesia. Ketika para umat muslim dibantai secara kejam oleh para anggota partai komunis Indonesia. Apakah itu bukan tindakan terorisme? Lalu, kenapa kami yang selalu disalahkan? Kenapa kami yang selalu menjadi tersangka? Kenapa kami yang selalu disebut teroris? Apa karena kami mempunyai kamus kata yang bernama JIHAD? Hey…… jangan salah mengartikan kata jihad. Jihad kami bukan hanya berarti membunuh. Bukan berarti menumpahkan darah orang lain itu halal!!! Agama kami tidak pernah mengajari untuk membunuh orang yang tidak berdosa. Tidak peduli apa agama mereka, selama mereka tidak memerangi kami, kami tidak akan memerangi mereka. Tak peduli apa agama mereka bila mereka tidak berbuat dosa kepada kami, kami haram menumpahkan darahnya!! Kami tidak akan membunuh orang yang tidak berdosa, dan makna jihad bukanlah membunuh!! Jangan menghakimi kami karena kami mempunyai kata JIHAD!
Melihat fakta di atas, kenapa kami yang selalu dianggap teroris? Kami korban, bukan tersangka. Meskipun ada beberapa tindakan terorisme yang mengatasnamakan islam, namun jangan menilai kami hanya dengan melihat satu sisi. Jangan melihat buku dari covernya saja. Bom bali adalah contoh terorisme, ya benar, apakah contoh jihad? TIDAK! Mereka membunuh orang yang tidak berdosa. Bahkan diantara korban itu adalah saudara mereka sendiri, yaitu umat islam. Selain itu, bom tersebut adalah bom bunuh diri yang jelas-jelas bunuh diri itu haram! Dan jangan menilai bahwa kami benci agama lain hanya karena hal tersebut. Jangan menilai kami kalau tidak tahu menahu tentang kami. Banyak masyarakat Indonesia yang mengansumsikan orang bercadar adalah teroris, atau orang yang memakai celana di atas mata kaki adalah islam bergaris keras. Bolehkah saya tahu APA ARTI ISLAM GARIS KERAS MENURUT ANDA???? Jangan menilai kami jika anda tidak tahu apa-apa! Jangan melihat kami, umat islam, hanya karena satu golongan atau satu hal yang kami lakukan.
Kami umat islam menyukai perdamaian, pernahkah kami umat islam menginvasi Negara orang lain? Seperti yang dilakukan amerika di Afghanistan? Pernahkah kami merampas tanah Negara lain dengan cara membunuh, mengebom, atau membantai seperti yang dilakukan Israel terhadap palestina? Pernahkah kami mengadu domba Negara lain seperti yang dilakukan amerika terhadap irak dan iran? PERNAHKAH? Pernahkah kami membunuh ratusan ribu manusia hanya demi MINYAK? Seperti yang dilakukan amerika terhadap Libya? TIDAK! TIDAK PERNAH!! Lalu siapa yang sebenarnya teroris?!!! Tindakan yang dilakukan para “teroris” di dunia ini yang telah ditangkap dan dipenjara di penjara Guantanamo tidak ada yang biadab dan kejam seperti yang dilakukan oleh para petugas penjara Guantanamo! Mereka, para tahanan, memang sebagian adalah muslim, dan para petugas selalu memperlakukan mereka seperti binatang dengan cara menelanjangi para tahanan, mengencingi mereka, menyiksa mereka bahkan ada yang sampai meninggal. Para petugas itu bukan manusia, bahkan mereka lebih rendah daripada BINATANG. Lalu, siapa di sini yang sebenarnya teroris!???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s